Ruang pengap dan gaduh yang kelam
Terang benderang cahya mentari
Raut muka berbisik yang ramai
Kanan kiri canda gurauan
Terlontar kata dan kalimat tidak dimengerti
Waktu berhenti di tempat lain
Tidak berombak riak dan diam membisu
Asas berlawanan dengan aku
Di dunia yang bukan tempatku
Yang aku dapati hanya tercela
Mata dan hatiku pelangi
Bernyanyi dan mendengar aku tak bisa
Lidahku yang kelu-kesah
Daun telingaku tidak sempurna
Apa aku berbeda dengan mereka
Ditolakpun tidak mengharap mau menerimaku
Kata sinis dan dicaci-maki membuatku terhina
Hatiku tegas dan tabah dibilang tuli yang tolol
Ke manakah aku berada untuk menerimaku
Tidak ada kedamaian di dunia yang sunyi
Solo, 15 Mei 2007
**“Ening” Sri Wahyuni